Tuesday, 18 March 2014

Memperbaiki Motherboard

Banyak macam kerusakan yang bisa menimpa komputer, banyak pula cara yang bisa ditempuh untuk memperbaikinya. Namun, yang dilakukan oleh pengembang aplikasi bernama Ales Kocjancic ini memang bikin geleng-geleng kepala.

Alkisah, sebagaimana diceritakan oleh BGR, Kocjancic yang merupakan pendiri platform optimisasi real-time Live Systems merasa frustrasi karena laptop Apple MacBook Pro miliknya rusak. Komputer itu suatu hari menolak booting dan berulang kali berhenti pada layar abu-abu yang menampilkan logo Apple.

Setelah menelusuri berbagai forum dan mencoba aneka cara perbaikan, MacBook milik Kocjancic tak kunjung bisa "dibangunkan". Putus asa, dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang ekstrem, membongkar logic board (mainboard) MacBook dan memasaknya.

Ales Kocjancic Logic board MacBook Pro Ales Kocjancic setelah dibongkar


Entah "memasak" di sini bisa diartikan secara harfiah atau tidak. Yang jelas, Kocjancic membungkus jeroan komputer malang itu dalam aluminium foil, lalu memanggangnya dalam oven bersuhu 170 derajat celsius, persis selama 7 menit.

Tentu, proses ini menghilangkan garansi MacBook Pro milik Kocjancic yang sedari awal tidak tercakup dalam AppleCare. Dia sendiri rupanya lebih suka menempuh cara tersebut ketimbang membawa komputer ke pusat servis Apple.

Seusai dipanggang, logic board MacBook dikeluarkan dari oven dan didiamkan agar dingin sebelum dipasang kembali ke dalam cangkang aluminium laptop itu.


Ajaib! Sistem operasi di MacBook Kocjancic kembali terhubung setelah dimasak. Pengalaman tersebut dituangkannya ke dalam sebuah blog.

Ales Kocjancic MacBook Pro Ales Kocjancic berhasil menyala kembali setelah


Apa penjelasan logis di balik kejadian ini? Business Insider berspekulasi bahwa kerusakan MacBook Kocjancic kemungkinan disebabkan oleh koneksi solder di logic board yang terputus. Nah, dengan dipanaskan dalam oven, sambungan solder tadi mencair lalu tersambung kembali setelah didinginkan. Untung saja tak ada komponen lain yang malah terbakar.

Kocjancic mengaku sebelumnya pernah mencoba "memasak" kartu grafis GeForce yang rusak dan berhasil  memperbaikinya. Dia merasa cara yang sama akan kembali berhasil pada MacBook ini.

Kendati demikian, Kocjancic memberi peringatan keras kepada pengguna lain agar jangan pernah mencoba cara tersebut, demi menghindari risiko kebakaran yang sangat mungkin terjadi.

Static Routing di Cisco

Disini saya akan mencoba membuat konfigurasi routing statik dengan packet tracer yang sudah saya pelajari pada mata pelajaran di sekolah Saya MPSU-WAN
Jaringan Komputer,sebelumnya sedikit penjelasan tentang routing statik.

Routing statik yaitu routing yang  konfigurasinya harus dilakukan secara manual, administrator jaringan harus memasukkan
atau menghapus rute statis jika terjadi perubahan topologi. Pada jaringan skala besar, jika tetap menggunakan routing statis,
maka akan sangat membuang waktu administrator jaringan untuk melakukan update table routing.Karena itu routing statis
hanya mungkin dilakukan untuk jaringan skala kecil. Sedangkan routing dinamis biasa diterapkan di jaringan skala besar
dan membutuhkan kemampuan lebih dari administrator.

Cara kerja routing statis dapat dibagi menjadi 3 bagian:

- Administrator jaringan yang mengkonfigurasi router

- Router melakukan routing berdasarkan informasi dalam tabel routing

- Routing statis digunakan untuk melewatkan paket data

Seorang administrator harus menggunakan perintah ip route secara manual untuk mengkonfigurasi router dengan routing statis.
Untuk Lebih Jelasnya kita lihat gambar dan pembahasannya di bawah ini:

Technical Order

    Router ke router : Serial
    Router ke switch : FastEthernet (boleh pake Ethernet tapi lebih cepat FastEthernet)
    Switch ke PC : FastEthernet
    Konektor yang warna merah menggunakan Serial DTE
     (recommended) Sebaiknya menggunakan Routers yang Generic (Router-PT) agar kita tidak perlu menambahkan modul pada komponen router.
    (recommended) Untuk Switches gunakan Generic (Switch-PT)
    Konfigurasi ini menggunakan CLI (command-line interface)

SETTING ROUTER

Kali ini kita beri nama Router 0 adalah “Sterling“,Router 1 adalah “Hoboken“,dan Router 2 adalah “Waycross“
kita bisa memberi nama router tersebut melalui config>global setting>display name
selain itu kita juga bisa mengganti nama hostname (config>global setting>hostname) sesuai yang kita inginkan,disini kita beri nama sama dengan nama router diatas.

1.   Sterling (setting 1 serial, 1 FastEthernet)

Sterling>en            // enable

Sterling #conf t        //configure terminal

Sterling (config)#int fa0/0 //setting interface dari router ke switch

Sterling (config-if)#ip add 172.16.1.1 255.255.255.0  //setting IP dan subnet mask

Sterling (config-if)#no shut    //mengaktifkan setting diatasnya

Sterling (config-if)#ex         //exit

Sterling (config)#

Sterling (config)#int s2/0      //setting interface serial di Sterling

Sterling (config-if)#ip add 172.16.2.1255.255.255.0

Sterling (config-if)#no shut

Sterling (config-if)#ex

2. Hoboken (setting 2 serial, 1 FastEthernet)

Hoboken >en

Hoboken #conf t

Hoboken (config)#int fa0/0

Hoboken (config-if)#ip add 172.16.3.1 255.255.255.0

Hoboken (config-if)#no shut

Hoboken (config-if)#ex

Hoboken (config)#

Hoboken (config)#int s2/0

Hoboken (config-if)#ip add 172.16.2.2 255.255.255.0

Hoboken (config-if)#no shut

Hoboken (config-if)#ex

Hoboken (config)#

Hoboken (config)#int s3/0

Hoboken (config-if)#ip add 172.16.4.1255.255.255.0

Hoboken (config-if)#no shut

Hoboken (config-if)#e

3. Waycross (setting 1 serial, 1 FastEthernet)

Waycross >en

Waycross #conf t

Waycross (config)#int fa0/0

Waycross (config-if)#ip add 172.16.5.1255.255.255.0

Waycross (config-if)#no shut

Waycross (config-if)#ex

Waycross (config)#

Waycross (config)#int s2/0

Waycross (config-if)#ip add 172.16.4.2255.255.255.0

Waycross (config-if)#no shut

Waycross (config-if)#ex

Bagaimana  mudah  bukan? Tunggu dulu kita belum selesai settingnya. Kita perlu setting routingnya, yang diatas itu hanya setting masing-masing router. INGAT! Routing berbeda dengan router.

 SETTING ROUTING

Sterling:
Sterling (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.2.2
Sterling (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.2.2

Hoboken :
Hoboken (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.2.1
Hoboken (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.4.2

Waycross:
Waycross (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.4.1
Waycross (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.4.1

Memberi IP pada masing-masing PC

    Klik image PC
    Klik Tab Desktop
    Pilih IP Configuration
    Ulangi hingga PC5

Itulah sedikit dari saya tentang static Routing di Cisco Packet tracer..............

Download CPT 6.0
Download CPT 5.3

Saturday, 15 March 2014

Game Windows For Live

Games for Windows - Live ( merek dagang sebagai Games untuk Windows - LIVE) adalah layanan game online yang digunakan oleh Permainan untuk judul PC Windows bermerek yang memungkinkan PC Windows untuk terhubung ke layanan Live Microsoft . Pengguna , masing-masing dengan Gamertag unik ( layanan nama pengguna Microsoft untuk gaming yang dimulai pada Xbox Live ) mampu bermain online , melacak status teman-teman mereka , mengirim dan menerima pesan , mendapatkan dan melacak Prestasi dan Gamerscore terkait , voice chat di seluruh platform , dan banyak lagi . Beberapa game memungkinkan untuk cross-platform bermain , seperti Shadowrun , menempatkan pemain Windows melawan Xbox 360 pemain .
Layanan ini terbuka untuk pengembang pihak ketiga , tetapi mereka harus mampu memenuhi Persyaratan Teknis Sertifikasi tertentu ( TCRs ) , yang meliputi (tapi tidak terbatas pada ) : peringkat game, jumlah total poin Gamerscore , konten , profil game, dan konektivitas Live. Games untuk Windows - Permainan Hidup juga harus memenuhi standar Game for Windows ( permainan yang tidak memiliki dukungan Hidup ) TCRs . Infrastruktur dukungan pengembang yang sama tersedia sebagai dengan Xbox 360 . Bantuan untuk pengembang disediakan melalui Microsoft XNA Developer Connection
Pada bulan Agustus 2013, artikel dukungan sejak - dihapus untuk Age of Empires Online mengumumkan bahwa Games untuk Windows - layanan Hidup akan dihentikan pada 1 Juli 2014Hal ini belum dikonfirmasi oleh Microsoft tetapi banyak sumber media percaya. adalah benar.Sejak itu, banyak penerbit game telah mulai menghapus GFWL dari permainan mereka yang menggunakannya , sering menggantinya dengan Steamworks .

sejarah
ia pertama kali Games for Windows - judul Hidup -enabled adalah Shadowrun , yang diluncurkan secara bersamaan pada Windows Vista dan Xbox 360 pada tanggal 29 Mei 2007, dan juga judul LANGSUNG pertama yang menawarkan cross-platform bermain antara Windows Vista dan Xbox 360 pada Live layanan .
Permainan lain yang dirilis adalah Halo 2 untuk Windows Vista , yang diluncurkan untuk umum pada tanggal 31 Mei 2007. Permainan ini mendukung semua fitur Hidup standard ( seperti prestasi , voice chat , pesan , dll ) , tetapi tidak menawarkan cross-platform bermain dengan Xbox 360 pemain .

Banner tua ditampilkan pada Games for Windows - software Hidup
Sega, Eidos , dan THQ telah menandatangani untuk menyertakan Games for Windows - Live in game mendatang mereka . Epic Games juga termasuk layanan ini dalam mesin permainan Unreal Engine 3 mereka . Universe at War : Assault Bumi dari Sega dan Lost Planet : Koloni Edition dari Capcom termasuk cross-platform bermain antara Xbox 360 dan Windows melalui Live.
Pada tanggal 22 Juli 2008, Microsoft Chris Satchell , CTO dari divisi perangkat Entertainment perusahaan , mengumumkan bahwa Games For Windows - Hidup akan bebas untuk pengembang . Sebelumnya , pilih penerbit dan pengembang menggunakan sistem dan harus membayar untuk itu . Juga, semua Games For Windows - Live fitur yang sekarang bebas untuk gamer , seperti perjodohan dan cross-platform bermain . Satchell menambahkan bahwa langkah tersebut adalah " cara untuk memperbaiki jendela game " .
Serta multiplayer gratis , Microsoft mengurangi persyaratan teknis untuk para pengembang yang ingin memanfaatkan Hidup seperti menghapus server playlist , dan memungkinkan studio untuk menggunakan matchmaking server Microsoft sebagai gantinya. The Marketplace baru dibuat tersedia untuk Games for Windows - Hidup pada tanggal 5 Desember 2008. Microsoft juga merilis baru dirancang User Interface , pada 12 November 2008.

Games baru untuk Windows - LANGSUNG logo stripe
Pada tanggal 7 Januari 2010, diumumkan di CES bahwa mendatang Room Xbox Game akan tersedia pada kedua Xbox Live dan Games untuk Windows Live services.However , game yang dibeli dengan 240 Microsoft Points hanya akan dimainkan pada salah satu platform ; baik Xbox 360 atau PC . Sebuah lisensi dual- platform yang akan dikenakan biaya 400 Microsoft Points.As Ruang permainan akan tersedia untuk Emas dan Perak Xbox anggota, layanan akan bebas untuk digunakan pada Games for Windows Live . Arcade game akan menampilkan prestasi dan leaderboards online.
Microsoft mengungkapkan pada tanggal 21 Mei tahun 2010 yang Fable III akan dirilis pada Windows maupun Xbox 360 , dan akan menampilkan Games untuk Windows - Live. Versi download akan menjadi Games on Demand eksklusif .
Pada tanggal 17 Agustus 2010, Microsoft meluncurkan dua permainan baru di Gamescom 2010 yang akan menggunakan Games for Windows - LIVE , Age of Empires Online dan Microsoft Flight . Age of Empires akan free-to -play melalui hidup.Pada September 24, 2010 , general manager Microsoft Game Studios ' Dave Luehmann mengatakan dalam sebuah wawancara baru fokus studio akan mulai dengan tiga gelar - Fable III besar , Age of Empires Online dan Microsoft Flight - yang akan menggunakan Games for Windows - LIVE. Luehmann meyakinkan gamer PC yang lebih besar judul sedang dalam perjalanan , namun studio berencana untuk menguji ide-ide baru .
Pada tanggal 13 September 2011, Mayor Nelson menegaskan apa yang Microsoft adalah membawa Xbox Live ke Windows 8 , yang disebut Xbox Live pada Windows .
Pada tanggal 26 Maret 2012, Microsoft Studios mengumumkan kedatangan Age of Empires Online di Steam . Age of Empires Online dirilis pada Uap pada tanggal 27 Maret 2012. Pada tanggal 3 April 2012, Microsoft Flight dirilis pada Steam.Microsoft Studios merilis Insanely twisted Bayangan Planet pada tanggal 17 April 2012 dan Toy Soldiers pada tanggal 27 April 2012 di Games for Windows - LIVE . Pada tanggal 17 April 2012, Microsoft mengatakan bahwa mereka terus mendukung Games untuk platform Windows , dengan rumor penghentian Games untuk Windows - LIVE mendukung Xbox Live pada Windows.On April 13, 2012 , Microsoft Studios merilis Brigade Besi , dan merupakan yang pertama judul Microsoft Studios tersedia hanya di Steam .
Pada tanggal 31 Agustus 2012, Gotham City Penipu datang free-to -play dan tetes Games untuk Windows - LIVE mendukung Steamworks . Pada tanggal 10 Oktober 2012, versi Steam dari Toy Soldiers sepenuhnya menggunakan Steamworks , meskipun masih memberikan pilihan penggunaan GFWL . Pada tanggal 16 Oktober 2012, Mark of the Ninja adalah judul pertama dari Microsoft Studios ini dalam menggunakan Steamworks , bukan GFWL . Pada tanggal 25 Oktober 2012, Deadlight adalah gelar kedua dari Microsoft Studios ini dalam menggunakan Steamworks , bukan GFWL . Pada tanggal 28 November 2012, Ace Combat : Assault Horizon adalah Permainan pertama untuk Windows - judul LANGSUNG mengumumkan untuk 2013 .
.Pada 31 Januari 2013 , Microsoft Studios mengatakan bahwa mereka " tidak ada untuk berbagi tentang masa depan Games for Windows Live " Pada tanggal 7 Maret 2013, Microsoft Studios mengumumkan Age of Empires II : HD Edition + The penjajah dan yang akan dirilis secara eksklusif pada Steam.On April 3, 2013 , Ms Splosion Man dirilis oleh Microsoft Studios . Pada tanggal 9 Agustus 2013, Microsoft mengumumkan penghapusan salah satu keterbatasan yang paling dikritik karena platform LIVE, ketidakmampuan secara bersamaan login Xbox One dan Games untuk Windows LIVE.
Pada tanggal 16 Agustus 2013, Microsoft mengumumkan bahwa Xbox.com PC Marketplace akan ditutup pada tanggal 22 Agustus bersama update Xbox 360 yang akan pensiun Microsoft Points mendukung pembelian mata uang lokal . Layanan ini jika tidak akan terus beroperasi secara normal .

Games for Windows - Live fitur

    Medali didapatkan selama bermain game .
    Gamerscores sebesar total poin prestasi pengguna .
    Rep sebagai oleh pengguna lain lebih memilih menghindari atau pengguna . Default Rep lima bintang dari waktu ke waktu setelah pengguna telah disukai oleh setidaknya satu pengguna lain .
    Daftar teman menampilkan teman-teman pengguna yang dipilih hingga 100 .
    Daftar pemain terbaru menampilkan 50 pemain terakhir pengguna telah terpenuhi.
    Sistem pengaduan yang memungkinkan pengguna untuk mengajukan laporan dari pengguna lain yang telah rusak Ketentuan Penggunaan Live .
    Games for Windows Marketplace menawarkan Games on Demand , download konten , musik dan film .
    Swasta chatting via suara dan teks .
    Multiplayer gameplay via Games for Windows - Hidup .
    Matchmaking tergantung pada zona kumulatif pengguna gamerscore , rep , lokasi , bahasa dan gamer .
    Pengaturan Keluarga mengendalikan eksposur pengguna muda ' kepada pengguna lain .
    Game Room ruang arcade virtual yang menawarkan sebuah perpustakaan game retro klasik .
    Cross-platform game dengan Xbox 360

Download GWFL

SOLID STATE CAPACITOR

Hay Apa kabar sobat Ensyclopedia mudah'an saja dalam keadaan sehat ya kali ini saya akan share tentang SOLID CAPASITOR setiap vendor Motherboard selalu menyertakan spesifikasi Solid Capasitor ini tapi mungkin kalian Belum tahu betul tentang Komponen ini baiklah kini admin akan jelaskan :

Benarkah penggunaan solid capacitor berpengaruh besar terhadap performa suatu hardware?
Apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara solid capacitor dengan electrolytic capacitor?

Mungkin saja dua pertanyaan diatas kita sering mendengar atau bahkan kita sendiri sering bertanya-tanya, benarkah seperti itu? Mengapa vendor hardware selalu merilis dua varian hardware mereka, walaupun dengan penggunaan komponen yang hanya berbeda pada penggunaan sebagian atau seluruhnya menggunakan solid capacitor?
Berikut adalah penjelasan singkat, mengapa produsen hardware selalu merilis salah satu line-up produk mereka dengan varian “Solid capacitor” dengan harga jual jauh diatas varian sejenis yang menggunakan electrolytic capacitor biasa.

Salah satu hal yang dapat kita bedakan secara mata telanjang, hardware yang menggunakan solid capacitor adalah dengan melihat capacitor yang digunakan pada hardware tersebut. Apakah hardware tersebut menggunakan solid capacitor (baik seluruhnya ataupun sebagian). Teramat-sangat mudah untuk membedakan bentuk fisik sebuah solid capacitor dengan electrolytic capacitor biasa, berikut adalah foto dari masing-masing jenis capacitor tersebut:

Gambar disebelah kiri adalah sebuah solid capacitor yang memiliki body seluruhnya dari aluminium, sedangkan gambar disebelah kanan adalah sebuah electrolytic capacitor biasa yang hampir seluruh body nya dilapisi oleh plastik.
Secara prinsip kerja, sama saja antara solid capacitor dengan electrolytic capacitor, keduanya sama-sama menyimpan muatan arus ketika sedang tidak diperlukan dan melepaskannya begitu diperlukan. Perbedaan utama, adalah pada solid capacitor berisi sejumlah organic polymer padat, sedangkan electrolytic capacitor biasa hanya berisikan cairan electrolit yang umum digunakan pada capacitor electrolyte, oleh karena itu kedua capacitor itu diberi nama sesuai dengan apa yang ada didalamnya.
Lalu bagaimana hal ini dapat mempengaruhi performa dari capacitor itu?

• Solid capacitor diklaim memiliki masa pakai enam kali lebih lama dari electrolytic capacitor.
Untuk masa pakai, produsen solid capacitor mengklaim bahwa capacitor ini memiliki masa pakai (umur) yang jauh lebih lama dibanding dengan electrolytic capacitor biasa, terutama jika suhu capacitor saat bekerja dijaga serendah mungkin. Pada tabel dibawah ini, seiring dengan penurunan suhu saat capacitor bekerja, masa pakai capacitor itu akan bertambah lama. Pada suhu 65°C, nilai rata-rata masa pakai untuk sebuah solid capacitor adalah lebih dari enam kali lipat masa pakai electrolytic capacitor biasa. Untuk penggunaan nyata (real life operation), nilai ini masa pakai solid capacitor adalah setara dengan 23 tahun! Sementara electrolytic capacitor hanya bertahan selama 3 tahun saja. Meskipun pada kenyataanya tidak seorangpun yang menggunakan hardware mereka selama 23 tahun ataupun mengganti hardware mereka selama 23 tahun sekali, tapi penekanannya disini adalah solid capacitor memiliki keunggulan tersendiri dalam masa pakainya.

• Solid capacitor memiliki nilai ketahanan yang tinggi baik dalam frekuensi tinggi maupun pada temperatur tinggi.
Solid capacitor memiliki nilai toleransi yang lebih tinggi dibanding dengan electrolytic capacitor biasa tidak hanya pada penggunaanya pada frekuensi tinggi, tapi juga ketahanannya terhadap suhu tinggi maupun terhadap arus tinggi. Untuk lebih jelasnya, pertama kita harus mengerti dulu arti dari “toleransi tinggi terhadap frekuensi tinggi”. Untuk memahaminya, kita harus mengerti dulu apa yang dimaksud dengan “impedansi”. Impedansi adalah ukuran nilai tahanan suatu komponen terhadap arus yang melaluinya dan ukuran nilainya adalah ohm (Ω). Secara umumnya untuk menjelaskan apa itu impedansi adalah seberapa besar sirkuit (dalam hal ini adalah capacitor) menghambat laju arus listrik. Semakin kecil nilai impedansi, maka semakin baik. Impedansi semakin kecil juga berarti semakin kecil pula disipasi panas dari komponen tersebut.

Diagram diatas memperlihatkan bahwa solid capacitor pada dasarnya mampu untuk menjaga impedansi tetap rendah walau pada frekuensi tinggi. Karena hanya terdapat nilai impedansi yang kecil, maka solid capacitor lebih stabil dan memiliki disipasi panas yang lebih rendah dibanding dengan electrolytic capacitor.
Solid capacitor juga memiliki kapasitansi yang relatif stabil dan sedikit sekali terpengaruh oleh perubahan temperatur. Sebagaimana ditunjukkan oleh grafik berikut, walaupun berada pada temperatur ekstrim saat beroperasi, solid capacitor memiliki nilai kapasitansi yang relatif lebih stabil bila dibandingkan dengan electrolytic capacitor.


Dengan kemampuannya untuk mentolelir frekuensi tinggi dan juga temperatur tinggi, solid capacitor tidak hanya memiliki masa pakai yang cukup lama, namun juga mampu untuk menjaga stabilitas dan performa yang jauh lebih baik dibanding dengan electrolytic capacitor.

• Tidak ada lagi kejadian kapasitor pecah atau bocor.
Beberapa waktu yang lalu, banyak dari kita mungkin mengalami masalah dengan electrolytic capacitor, entah itu pada motherboard, ataupun pada hardware lainnya. Pada kasus tertentu, capacitor ini mengeluarkan cairan elektrolit pada kedua kakinya, atau lebih dikenal dengan kapasitor bocor. Jelas, hal ini akan mempengaruhi performa secara signifikan, dan mungkin saja pada kasus seperti ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada hardware.
Banyak spekulasi teori yang menyatakan apa dan bagaimana hal itu bisa terjadi, apa yang menyebabkan kapasitor itu rusak. Salah satu teori yang umum kita dengar adalah akibat cairan elektrolit yang digunakan oleh produsen kapasitor untuk mengisi kapasitor tersebut yang menyebabkan hal itu terjadi. Meskipun begitu, telah banyak hal dilakukan untuk merubah komposisi kimia cairan elektrolit yang digunakan oleh pabrik namun tetap saja hal itu terjadi, bahkan kejadian ini bisa menimpa electrolytic capacitor yang berkualitas tinggi.
Ambil contoh, sebuah sistem yang berjalan selama 7 hari seminggu non-stop. Beban kerja berat yang tanpa henti dan penggunaan tanpa henti bisa menyebabkan kenaikan temperatur kapasitor, dan hal ini dapat mempercepat proses kebocoran pada electrolytic capacitor tersebut. Seperti yang disebutkan pada grafik diatas, sebuah electrolytic capacitor yang beroperasi pada suhu 85°C hanya memiliki masa pakai selama kurang lebih 8000 jam, dimana nilai ini setara dengan 11 bulan 3 hari atau kurang dari satu tahun.




Gambar diatas merupakan contoh dari electrolityc capacitor yang bocor dan pecah pada bagian bawahnya, akibat tidak sanggup untuk bertahan pada kondisi beban kerja berat dan temperatur tinggi. Karena solid capacitor tidak memiliki cairan apapun didalamnya, maka solid capacitor tidak akan mengalami kejadian bocor ataupun pecah. Dan satu hal lagi, kemampuan solid capacitor untuk beroperasi pada temperatur ekstrim dan daya tahannya terhadap beban kerja berat, membuat kapasitor ini cocok untuk digunakan pada kondisi beban kerja berat yang tanpa henti.

• Sehingga dapat disimpulkan bahwa solid capacitor memiliki:

    Masa pakai yang lebih lama dibanging dengan electrolytic capacitor.
    Meningkatkan stabilitas sistem.
    Meningkatkan ketahanan sistem terhadap beban kerja berat tanpa henti.
    Tidak ada lagi kejadian kapasitor bocor ataupun pecah.
    Memiliki disipasi panas yang rendah.
    Karena memiliki kelebihan dibanding electrolityc capacitor, maka hal ini akan disukai oleh para overclockers, karena secara keseluruhan akan meningkatkan kemampuan overclock suatu hardware.

Bantu like Fanspage My Ensyclopedia ya.....

Monday, 10 March 2014

Motherboard Intel: Murah Bukan Berarti Murahan

Assalamualaikum wr,wb hay apa kabar sobat ensyclopedia maaf ya saya sekarang jarang memposting artikel karena tak adanya PC jadi saya hanya bisa memposting bila saya ada notebook atau laptop teman jadi jangan bosan jika ingin bertanya silahkan saja eh iya Tahun 2012 merupakan tahun nya Ivy Bridge bagi Intel. Masih menggunakan soket yang sama tetapi menawarkan performa yang lebih baik dan lebih efisien. Dengan kehadiran prosesor ini, Intel memiliki tiga jenis produk andalan dipasaran. Selain Ivy Bridge dan Sandy Bridge, Intel juga masih mengusung prosesor kelas ekstrem mereka yang itu Sandy Bridge-E. Tiga kelas prosesor dengan dua jenis soket. Pertanyaan yang paling sering kami dapatkan adalah kira-kira motherboard apa yang cocok dengan ketiga jenis prosesor tersebut? Apakah prosesor X kompatibel dengan soket X? Apakah motherboard ini bisa menggunakan prosesor X? Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang banyak muncul ketika memilih motherboard, kami dari JagatReview mencoba menyusun beberapa tips singkat yang mungkin membantu Anda menentukan pilihan ketika ingin menggunakan sistem berbasis Intel.

Soket Prosesor: Mainstream VS Extreme

Sampai penghujung 2012 dan awal 2013 Intel mengusung dua buah jenis soket dipasaran. Ini mungkin ditujukan untuk memudahkan pemilihan jenis platform karena Intel memang membagi soket mereka berdasarkan kebutuhan pengguna. Di satu sisi adalah soket yang ditujukan untuk kelas mainsteam atau awam, di sisi lainnya ditujukan untuk pengguna ekstrim seperti overclocker dan pekerja multi media.


Pembagian soket bagi prosesor Intel adalah sebagai berikut :

- LGA 1155 : Soket LGA1155 lebih ditujukan kepada prosesor kelas entry level dan mainstream. Sebagian besar prosesor yang dikeluarkan Intel pada tahun 2012 menggunakan soket ini. Mulai dari Celeron yang memiliki kasta paling rendah hingga Core i7 yang menjadi puncak dari line up prosesor Intel menggunakan soket ini.

-LGA 2012 : Soket ini adalah penerus dari soket LGA 1366. Menggunakan prosesor yang dilabel Intel sebagai prosesor kelas Extreme membuatnya menjadi pilihan bagi ethusiast seperti overclocker, video editor dan 3D designer. Merujuk dari harga prosesor yang menggunakan soket ini (kurang lebih USD $ 1000), dapat disimpulkan bahwa sistem yang menggunakan soket ini lebih diperuntukan untuk bekerja dalam kapasitas profesional.

Chipset: Memilih berdasarkan Fitur

Intel memang cuma memiliki dua jenis soket, tetapi ketika bicara jumlah chipset yang hadir dipasaran terdapat kurang lebih 14 buah. Cukup untuk membuat bingung bukan? Kami akan mencoba membahas beberapa pilihan yang umum hadir dipasaran Indonesia agar Anda dapat memilih motherboard dengan chipset yang sesuai dengan kebutuhan dan kantong Anda.

Jika kita bicara chipset pastilah yang membedakan satu dengan lainnya adalah fitur yang diusung oleh chipset tersebut. Sebelum Anda memilih chipset pertimbangkan kebutuhan Anda. Tentunya Anda tak ingin membayar lebih untuk fitur yang belum tentu dipakai.

Chipset 6 Series dan 7 Series  Untuk Soket LGA 1155

Untuk soket LGA 1155, Intel menghadirkan dua jenis chipset yaitu 6 series dan 7 series. Chipset 6 series diluncurkan sebagai pasangan dari prosesor Sandy Bridge, sedangkan 7 Series dikeluarkan sebagai pasangan dari Ivy Bridge. Yang menarik adalah kedua chipset ini saling kompatibel dalam hal prosesor. Sehingga Anda dapat memasangkan sebuah prosesor Ivy Bridge ke chipset 6 Series, begitu juga sebaliknya. Lalu apa yang sebenarnya membedakan kedua jenis chipset ini? Mari kita simak tabel dibawah ini.

Selain dari dukungan native untuk USB 3.0 yang hadir pada 7 series chipset, kemampuan menggunakan 3 buah monitor secara bersamaan dari internal display adalah kelebihan lainnya yang hadir pada chipset ini. Kekurangan dukungan USB 3.0 pada chipset 6 series dikompensasi oleh para produsen motherboard dengan menyertakan kontroler eksternal untuk memenuhi fungsi tersebut.

6 Series Chipset

Chipset ini memiliki beberapa varian yang hadir dipasaran. Tentunya varian tersebut memiliki fitur berbeda-beda yang disesuaikan kebutuhan pengguna. Perbedaan fitur tersebut dapat kita lihat ditabel dibawah ini.


Perbedaan yang paling jelas antara chipset diatas adalah fitur overclocking. Pada chipset H67, overclocking yang diijinkan hanya pada GPU internal, sedangkan untuk P67 overclocking hanya dilakukan pada CPU (dengan menaikkan multiplier) dan RAM. Chipset P67 tidak mengijinkan overclocking pada GPU karena chipset ini tidak diperbolehkan mengakses GPU internal. Untuk chipset Z68 semua fitur overclocking diperbolehkan. Satu hal lagi yang hanya hadir di chipset Z68 adalah fitur SSD caching. Fitur ini mengijinkan penggunaan sebuah SSD sebagai cache drive untuk hard disk yang lebih besar. Keuntungan dari fitur ini adalah kita mendapatkan kecepatan SSD (walau tidak sepenuhnya) digabungkan dengan kapasitas besar hard disk.

Seperti kita lihat ditabel diatas, chipset 6 Series ini tidak mendukung USB 3.0 secara native. Walau begitu banyak produsen motherboard yang menambahkan fitur ini dengan cara menggunakan kontroler eksternal. Tentunya dengan menambahkan USB 3.0 harga motherboard menjadi sedikit lebih mahal.

Satu hal yang perlu diingat jika ingin menggunakan chipset 6 Series dengan prosesor Ivy Bridge adalah pastikan motherboard yang Anda gunakan sudah menggunakan BIOS yang paling baru. Jika BIOS yang gunakan bukan merupakan keluaran yang paling baru ada kemungkinan motherboard tidak akan mengenali prosesor Ivy Bridge yang Anda miliki.

Jika Anda ingin mengkombinasikan chipset H61 dengan Ivy Bridge perhatikan pula jenis motherboard yang Anda gunakan. Check di website produsen motherboard mengenai kompatibilitas motherboard yang ingin Anda gunakan dengan prosesor Ivy Bridge. Beberapa motherboard dengan chipset H61 yang dijual dengan harga murah mungkin tidak mengijinkan Anda menggunakan prosesor Ivy Bridge.

Dikelas chipset 6 Series, H61 menawarkan solusi yang menarik bagi mereka yang memiliki budget terbatas. Chipset ini mampu menggunakan prosesor Intel terbaru. Fitur yang penting masih tersedia walau terbatas.

7 Series Chipset

Seperti telah dibahas diatas, perbedaan antara chipset 6 series dan 7 series tidak terlalu signifigan. Lalu kenapa kita harus menggunakan chipset 7 Series? Alasan utama yang perlu diperhatikan adalah dukungannative yang hadir beberapa fitur akan membuat motherboard tersebut lebih murah jika dibandingkan ketika fitur tersebut ditambahkan dengan menggunakan kontroler eksternal.

Untuk chipset 7 Series sendiri terdapat beberapa varian yang umum hadir dipasaran. Varian apa sajakah itu dan apakah perbedaan diantara mereka? Silahkan perhatikan tabel dibawah ini.

Seperti hal chipset 6 Series, perbedaan yang paling kentara adalah fitur overclocking. Untuk mendapatkan kemampuan overclocking paling maksimal, Anda harus menggunakan chipset Z77.

Chipset B75 merupakan alternatif menarik untuk mereka yang ingin menggunakan chipset 7 series tetapi memiliki dana terbatas. Di Indonesia chipset diperkenalkan ke pasaran sebagai pengganti H61. Sayangnya harga motherboard yang menggunakan chipset ini masih sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan H61.
Chipset X79 Untuk Soket LGA 2011

Untuk soket LGA 2011 pilihan yang tersedia hanyalah chipset X79. Chipset ini adaah pengganti dari chipset X58 yang menggunakan soket LGA 1366. Berhubung merupakan platform di kelas Extreme maka fitur-fitur yang hadir pada motherboard ini pun terbilang cukup melimpah. Apa sajakah fitur yang hadir pada chipset ini? Mari kita lihat blok diagram dibawah ini.

Seperti kita lihat diatas platform ini menggunakan konfigurasi quad channel dan mengusung 40 jalur PCI-Express yang mengijinkan konfigurasi empat buah graphic card berjalan bersamaan. Yang cukup menarik adalah fitur SSD caching tidak hadir pada chipset ini.

Cooling Solution: Lebih Dingin Lebih Baik

Sebuah komponen elektronik akan bekerja lebih baik ketika dalam suhu operasional yang normal atau lebih dingin. Begitu juga komponen yang tertancap dalam sebuah motherboard. Suhu komponen menjadi lebih penting ketika mengingat bahwa Indonesia adalah negara tropis dimana kondisi suhu ambient ruangan pun cenderung lebih tinggi. Selain memastikan komponen bekerja pada kondisi optimal, suhu juga berpengaruh pada umur komponen tersebut. Jika ingin motherboard Anda berumur panjang, pastikan perangkat yang satu ini telah memiliki pendinginan yang baik.

Salah satu komponen yang wajib didinginkan adalah bagian motherboard yang disebut VRM. Bagian yang terdapat disekitar soket prosesor ini bekerja cukup keras menyalurkan daya kepada bagian sistem yang membutuhkan.

Pendingin chipset merupakan salah satu elemen penting dalam memilih motherboard. Pastikan chipset telah menggunakan heatsink yang cukup baik.

Jika memang dana memaksa Anda untuk memilih motherboard yang tidak memiliki sistem pendingin yang memadai maka kami menyarankan untuk menggunakan heatsink yang menggunakan model low profle seperti Noctua NH-C14. Keuntungan menggunakan heatsink tipe ini adalah kipas yang digunakan HSF akan menghembuskan udara ke area sekitar soket dan sekaligus mendinginkan komponen di area tersebut.

Fitur Lain Yang Patut Di Perhatikan

BIOS

BIOS bukanlah suatu hal yang menakutkan. Antar muka yang diusung sekarang lebih bersahabat bagi pengguna awam. Faktor BIOS menjadi penting dalam pemilihan motherboard karena dari BIOS lah sebagian besar fitur yang hadir di motherboard diatur. Pengguna awam pasti merasa bahwa BIOS tidaklah penting karena mereka merasa tidak akan pernah menyentuhnya, entah karena takut atau pun karena merasa tidak perlu.
Para produsen motherboard telah membuat BIOS sangat user friendly. Salah satu produsen bahkan telah menyiapkan preset khusus sesuai dengan kebutuhan pengguna. Produsen lainnya mempermudah pengaturan BIOS dengan menyertakan representasi motherboard dalam bentuk gambar. Itu semua dilakukan untuk mempermudah pengguna dalam memanipulasi BIOS.
Komponen motherboard ini menjadi penting lagi karena dengan BIOS lah semua parameter dan setting diatur. Bagi pengguna enthusiast ini menjadi penting karena semakin lengkap BIOS yang dihadirkan, semakin bebas sang pengguna bisa mengkostumasi pengaturan dari motherboard.
Dibawah ini adalah beberapa contoh BIOS dari beberapa produsen motherboard :

Konektivitas

Sarana input dan output yang dihadirkan sebuah motherboard menjadi salah satu faktor yang cukup penting diperhatikan.

Bagian backpanel menghadirkan segudang konektor Input/Output (I/O) baik itu untuk display, sound, storage, atau general purpose (USB). Dalam memilih motherboard Anda perlu mempertimbangkan I/O apa saja yang disediakan. Berapa banyak USB yang dibutuhkan? Perlukah konektor eSATA untuk storage? Apakah Anda membutuhkan koneksi Thunderbolt? Konektor display apakah digunakan oleh monitor Anda? Ini adalah beberapa faktor-faktor ini perlu menjadi pertimbangan.

Jika Anda ingin menggunakan konfigurasi multi graphic card, Anda harus memastikan bahwa motherboard Anda mempunyai slot PCI-Express untuk memasangkan graphic card Anda tersebut.

I/O tidak hanya hadir pada backpanel. Header pada motherboard juga menghadirkan port tambahan. Umumnya header bisa menghadirkan tambahan port USB (2.0 dan 3.0), firewire, sound dan lain-lainya. Entah dalam bentuk header USB tambahan untuk dihubungkan ke casing atau sekedar header tambahan yang dipasangkan ke slot PCI. Header-header yang tersedia pada motherboard dapat menambahkan port I/O yang dapat Anda pakai.
Sesuaikan Fitur Dengan Budget

Intel menawarkan alternatif menarik karena semua prosesor yang menggunakan LGA 1155 kompatibel dengan semua chipset dikelas mainstream (6 & 7 Series). Dengan range kompatibilitas yang cukup luas ini, Anda dapat memasangkan sebuah Core i7 3770K dengan sebuah motherboard yang menggunakan chipset H61. Sebuah chipset berharga murah tidak membuat motherboard yang menggunakan chipset tersebut murahan. Pemilihan chipset tidak bergantung pada kelas chipset tersebut, tetapi lebih kepada fitur yang diusungnya. Ini membuat faktor yang penting dalam memilih motherboard adalah fitur yang diusung masing-masing chipset dan masing-masing produsen.Tentunya semakin banyak fitur yang diusung maka semakin mahal harga motherboard.

Kami menyarankan untuk prioritaskan fitur-fitur yang Anda sangat perlukan, lalu cari motherboard yang mengusung chipset dengan fitur sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda dapat menentukan pilihan prosesor sebagai langkah terakhir. Ingatlah bahwa budget Anda akan membengkak jika Anda memiliki motherboard dengan fitur yang segudang.

Jika memang pada saat ini budget Anda belum mencukupi dan tak dapat memenuhi kebutuhan, ada baiknya Anda bersabar dan mengumpulkan dana terlebih dahulu. Jangan terburu nafsu dan akhirnya salah memilih. Sebelum memilih akan lebih baik jika Anda mempelajari pilihan yang ada dipasaran. Cara terbaik adalah dengan membaca review mengenai produk yang Anda inginkan. Kenalilah produk yang Anda ingin beli. Niscaya Anda akan terhindar dari pembuangan dana yang percuma.