Wednesday, 5 February 2014

Motherboard LGA 1155+Chipset

Anda mungkin tertarik untuk merakit komputer dengan spesifikasi tinggi atau menengah yang dapat digunakan untuk memainkan game-game dengan grafis mumpuni. Tapi bagi Anda yang bermodal pas-pasan alias secukupnya saja, Anda tidak perlu bingung, masih banyak pilihan hardware antara lain motherboard, processor, ataupun VGA Card yang dapat memenuhi keinginan Anda. Berikut ini akan saya bahas singkat tentang merakit CPU berbasis processor Intel dengan LGA socket 1155. Bagi Anda yang ingin menggunakan processor Intel dengan jenis socket LGA 1155, mungkin Anda kebingungan, type motherboard seperti apa yang seharusnya Anda gunakan?
LGA 1155, juga sering disebut socket H2, adalah sebuah socket microprocessor (CPU) buatan Intel yang kompatibel untuk bekerja dengan dukungan microprocessor Intel generasi Sandy Bridge dan Ivy Bridge.



LGA 1155 didesain sebagai pengganti dari LGA 1156 (yang dikenal sebagai Socket H). Processor yang berbasis LGA 1155 tidak kompatibel dengan LGA 1156 socket dikarenakan mereka memiliki dudukan socket yang berbeda. Bagaimanapun juga, sistem pendingin keduanya masih kompatibel mengingat kedua processor memiliki dimensi, profil, dan konstruksi yang sama, serta mengeluarkan suhu panas yang hampir sama.

Bahkan beberapa seri motherboard dengan chipset Z75, Z77, H77, Q75, Q77, dan B75 sudah dilengkapi dengan koneksi USB 3.0 terintegrasi, dimana seri-seri chipset ini memang ditujukan untuk CPU Intel generasi Ivy Bridge.

Chipset MoBo khusus Sandy Bridge (Kecuali Q65, Q67, dan B65) sebenarnya mendukung penggunaan processor generasi Sandy Bridge dan Ivy Bridge dengan melakukan upgrade pada BIOS. Processor yang berbasis Sandy Bridge secara resmi sebenarnya mendukung hanya sampai memori DDR3-1333, walaupun dalam beberapa percobaan, sebenarnya chipset MoBo ini sudah mendukung kecepatan hingga memory DDR3-2133, dan memang sudah terbukti ketika dicoba lalu berhasil. (Khusus untuk chipset H61, hanya mendukung satu buah DIMM dua sisi untuk setiap channel memory, dan imbasnya ada batasan memory hanya sampai 16GB saja) Untuk Motherboard yang memiliki empat slot DIMM, hanya empat DIMM satu sisi yang dapat ditanamkan.

Jadi readers, penjelasan sederhananya, LGA 1155 adalah jenis socket yang digunakan pada MotherBoard tersebut, sedangkan kode seperti misalnya: B65, B75, H61, H77, Q65, Q67, Q75, Q77, Z75, Z77 adalah jenis chipset yang ditanamkan pada MoBo tersebut. Jadi pada dasarnya, selama motherboard tersebut menggunakan socket LGA 1155, maka Anda dapat menancapkan processor LGA 1155 di dalamnya. Yang membedakan dari semua merk, jenis, harga, dan type dari keseluruhan motherboard yang tersedia di pasaran adalah fitur-fitur yang dibenamkan ke dalam motherboard tersebut, ada yang dilengkapi port USB 3.0 terintegrasi, ada yang menawarkan fitur OverClock, dan sebagainya.

    MotherBoard yang diperuntukkan untuk CPU Intel generasi Sandy Bridge

Perlu juga diingat bahwa, bagi Anda yang berencana menggunakan fitur USB 3.0 untuk kecepatan transfer data dari dan ke hardisk, Motherboard dengan chipset yang didesain khusus untuk processor generasi Sandy Bridge seperti: B65, H61, Q67, H67, P67, dan Z68 tidak mendukung USB 3.0, jadi agar bisa digunakan untuk mentransfer data melalui port USB 3.0, diperlukan perangkat keras eksternal tambahan.

    MotherBoard yang utamanya ditujukan untuk penggunaan CPU Intel generasi Ivy Bridge

Kemudian ada juga Motherboard yang memang dirancang untuk dibenamkan processor generasi Ivy Bridge, yakni Motherboard dengan chipset: B75, Q75, Q77, H77, Z75, dan Z77. Keunggulan dari MoBo yang menggunakan chipset-chipset tersebut adalah: sudah mendukung untuk menggunakan kedua generasi processor baik itu Sandy Bridge maupun Ivy Bridge. Jadi bagi Anda yang ingin merakit komputer gaming dan ingin berjaga-jaga siapa tahu di kemudian hari ada rencana untuk upgrade ke processor generasi Ivy Bridge, Anda sebaiknya memilih MotherBoard dengan chipset-chipset tersebut.

So, kesimpulannya? Tips untuk memilih motherboard LGA 1155 adalah? Pilihlah Motherboard dengan Chipset berkode seri 75 atau 77. Alasannya karena lebih banyak fitur yang ditawarkan, seperti USB 3.0 terintegrasi, kompatibel untuk CPU Intel Sandy Bridge maupun Ivy Bridge, jadi Anda tidak perlu repot-repot mengganti MoBo jika suatu saat nanti ingin upgrade ke CPU Intel Ivy Bridge.
Motherboard socket LGA 1155 dengan chipset B75 termurah yang tersedia di pasaran saat ini adalah
ASROCK B75M-DGS dengan harga sekitar Rp 585.000,- , ini bisa menjadi pilihan bijak bagi Anda yang ingin memilih Motherboard LGA 1155 yang murah namun berkualitas. Sedikit tambahan saran, untuk processor Intel generasi Sandy Bridge terbaik sekaligus termurah yang bisa Anda pertimbangkan dipasangkan dengan motherboard ini adalah CPU Intel Core i3 3220 (box) 3.3Ghz, Cache 3Mb LGA 1155 yang berharga di kisaran Rp 1.350.000,-.

Jika ingin Performa bagus dan kualitas Gygabit p61/USB 3P dengan harga sekitar 100$ (1 Juta)
Bisa jadi pertimbangan dengan Spek CHipset H61,USB3,Sata 3GBps 4x,USB 4,Gygabit LAN,Dual BIOS,2DIMM RAM
Semoga bermanfaat sebelum membeli Motherboard yang anda inginkan namun budget terbatas sebaiknya di kumpulkan dulu agar anda tidak kecewa nantinya sesuaikan mobo yang akan anda beli dan jangan sampai terburu-buru dan bernafsu untuk mendapatkan mobo baru bila akhirnya menyesalkan mending di tunggu sampai cukup dan check review Mobo di web resmi vendor mobo dan Web/Blog yang menyediakan revoew Mobo yang anda butuhkan