Tutorial Cara Repair HARDDISK dan Manfaat CHKSDK (Check Harddisk)

Fungsi CHKDSK

Bagi teman2 sesama teknisi komputer tentunya tidak asing dengan perincah chkdsk bukan?, sejak dulu kita selalu menjalankan perintah ini untuk memperbaiki windows yang kadang masalahnya bukan di registry atau melalukan operasi file tertentu, kadang dengan perintah sederhana chkdsk ini, masalah instalasi windows bisa diatasi dengan mudah.
Windows telah dilengkapi utilitas untuk memindai harddisk, caranya cukup mudah yaitu dengan hanya mengklik kanan drive di explorer dan pada tab tools dan klik “Check now”. Cara lain ialah dengan menggunakan peringah chkdsk didalam jendela command prompt dimana perintah dapat diberikan secara lebih lengkap, tapi kebanyakan orang akan mati kutu jika berhadapan dengan jendela command prompt.

Pengertian CHKDSK>
 CHKDSK (singkatan dari Checkdisk) merupakan salah satu perintah di dalam sistem operasi DOS dan Microsoft Windows (keluarga Windows NT) yang mampu melakukan verifikasi integritas sistem berkas yang disimpan di dalam floppy disk atau hard disk. Perintah ini mirip dengan perintah fsck (akronim dari file system check) yang terdapat di dalam sistem operasi keluarga UNIX. Perintah ini berjalan di dalam modus command-line, meski sebenarnya, Windows Explorer (dalam Windows NT) pun telah mengintegrasikannya ke dalam opsi properti dari hard disk atau volume.

Penggunaan
Sistem operasi command-line

Normalnya, CHKDSK tidak akan melakukan pengecekan terhadap bad sector atau bahkan mampu mengoreksi kesalahan sistem berkas tersebut. Agar CHKDSK mampu mengoreksi kesalahan, pengguna harus menspesifikasikan parameter /F, sementara itu untuk melakukan pengecekan dan penandaan terhadap bad sector, parameter /R harus dispesifikasikan. Parameter-parameter lainnya dapat dilihat dengan menggunakan perintah CHKDSK /?.
Sistem operasi Keluarga Windows NT

CHKDSK yang dimiliki oleh sistem operasi Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista mampu melakukan pengecekan permukaan cakram untuk mencari adanya bad sector, sebuah tugas yang sebelumnya dilakukan oleh program SCANDISK. CHKDSK juga dapat mengoreksi kesalahan.
Menjalankan CHKDSK

Di bawah Windows, CHKDSK dapat dijalankan dari jendela console atau dengan menggunakan Windows Explorer (My Computer). Penggunaan jendela console mensyaratkan kita untuk menspesifikasikan perintah CHKDSK dengan beberapa parameter, sementara dengan menggunakan GUI, semuanya dapat dilakukan secara lebih mudah karena hanya terdapat beberapa checkbox.

Urutan penggunaan CHKDSK versi GUI adalah sebagai berikut:

    Buka My Computer
    Klik kanan pada volume (hard disk) atau disket yang hendak dipindai dan dicari kesalahan integritas sistem berkas di dalamnya.
    Klik Properties.
    Buka tab Tools.
    Tekan tombol Check Now... di dalam kotak Error-checking.
    Pada kotak dialog yang keluar, beberapa checkbox mengizinkan beberapa fungsionalitas yang sama dengan perintah CHKDSK versi command-line, dengan parameter /R dan /F.

Ketika digunakan di bawah Windows dengan parameter /F atau /R, jika memang terdapat beberapa berkas yang terbuka di dalam disk (sebagai contoh, ia dijalankan pada hard disk yang digunakan untuk proses booting), CHKDSK tidak akan melakukan pengecekan secara langsung, melainkan ia akan menyarankan penggunanya untuk menjalankan CHKDSK pada proses restart kemudian. Jika pengguna setuju, CHKDSK akan mengeksekusi Autochk.exe, saat komputer di-restart, yang kemudian akan menjalankan kode CHKDSK.

Pada versi-versi Windows sebelum Windows XP Service Pack 2, kadang-kadang, pengecekan juga sering gagal, dengan memberikan pesan kesalahan "Cannot open volume for direct access", saat pertama kali menjalankan CHKDSK, karena memang ada beberapa aplikasi (antivirus, anti-spyware, firewall, dan program-program lainnya) yang mengunci partisi sebelum dapat dikunci oleh CHKDSK. Hal ini telah ditingkatkan pada Windows XP Service Pack 2, tapi memang kadang-kadang masih terjadi masalah yang sama. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan opsi /SAFEBOOT di dalam berkas BOOT.INI, atau dengan menggunakan MSCONFIG.EXE (sama saja dengan menjalankan Windows dalam Safe Mode).
ika pengecekan kesalahan tidak terjadi dan tidak mengeluarkan pesan kesalahan apapun, hal ini disbabkan oleh berkas Autochk.exe yang mengalami korupsi atau kerusakan. Pengguna dapat memperbaikinya dengan menyalin sebuah salinan baru dari CD instalasi Windows \i386\Autochk.exe ke dalam C:\Windows\System32\.
Windows Recovery Console

Ketika menggunakan Windows Recovery Console, perintah CHKDSK memiliki dua parameter berikut yang dapat digunakan:

    /F: Melakukan pengecekan secara menyeluruh dan mencoba untuk memperbaiki kesalahan yang ditemukan.
    /R: Mencari bad sector dan mencoba untuk menyelamatkan informasi yang masih bisa dibaca dari bad sector tersebut.

Catatan: Jika pengguna menggunakan opsi /R, maka /F juga telah digunakan secara otomatis, sehingga penggunaan /R merupakan opsi terlengkap jika hendak melakukan penyelamatan data dari bad sector pada drive. Saat CHKDSK dijalankan tanpa argumen, perintah tersebut hanyalah mengecek drive yang bersangkutan.
CHKNTFS.EXE

CHKDSK memang dapat digunakan untuk melakukan pemindaian dan pengecekan hard disk dari kesalahan sistem berkas yang didukung oleh sistem operasi Microsoft Windows. Akan tetapi, khusus untuk sistem berkas NTFS, Microsoft juga, mulai dari Windows NT 4.0 Service Pack 2 menyertakan sebuah utilitas yang digunakan untuk melakukan pemindaian terhadap sistem berkas NTFS, yang disebut dengan CHKNTFS.EXE, yang diletakkan pada lokasi yang sama dengan CHKDSK.EXE.
Menampilkan hasil

Menjalankan CHKDSK dapat memakan waktu yang cukup lama, khususnya jika menggunakan parameter /R, dan hasilnya kadang-kadang tidak ditampilkan untuk beberapa sebab.

Hasil yang umum dijumpai:

C:\>CHKDSK C:
Checking file system on C:
The type of the file system is NTFS.

A disk check has been scheduled.
Windows will now check the disk.                        
Cleaning up minor inconsistencies on the drive.
Cleaning up 318 unused index entries from index $SII of file 0x9.
Cleaning up 318 unused index entries from index $SDH of file 0x9.
Cleaning up 318 unused security descriptors.
CHKDSK is verifying file data (stage 4 of 5)...
File data verification completed.
CHKDSK is verifying free space (stage 5 of 5)...
Free space verification is complete.

 14996645 KB total disk space.
 10187752 KB in 88054 files.
    30784 KB in 5774 indexes.
        0 KB in bad sectors.
   164341 KB in use by the system.
    65536 KB occupied by the log file.
  4613768 KB available on disk.

     4096 bytes in each allocation unit.
  3749161 total allocation units on disk.
  1153442 allocation units available on disk.

Langkah-Langkahnya adalah :

Dengan CMP (Command Prompt)

Tekan Tombol Home (icon/logo Windows Pada Keyboard)+R (Huruf) Lalu ketik CMD Lalu Tekan Enter


atau bisa dengan Klik Start > ALL Program > Accesories > CMD


Menjalankan perintah CHKDSK pada Command Prompt.

  • Pada tampilan Command Prompt ketik perintah: CHKDSK D:
    Perintah tersebut akan menjalankan CHKDSK pada Drive D dalam mode read-only.
  • Ketikkan perintah: CHKDSK D:/F
    Perintah tersebut digunakan untuk merepair error tanpa melakukan scanning bad sector.
  • Ketikkan perintah: CHKDSK D:/R
    Perintah tersebut digunakan untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data.
  • Apabila ingin menampilkan option apa saja yang bisa kita lakukan ketikan saja perintah help dengan cara ketik perintah : CHKDSK /? 

Dengan ToolDisk



Menjalankan perintah CHKDSK pada My Computer atau Window Explorer.
 
  • Buka Windows Explorer, atau My Computer.
  • Klik kanan pada hardisk yang akan di-cek, klik Properties.
  • Klik tab Tools, pada pilihan Error Checking klik Check Now..
  • Jendela Check disk option akan tampil.
  • Untuk menjalankan Chkdsk pada mode read-only mode, klik Start.
  • Untuk merepair error pada file system, check Automatically fix file system errors,
  • Untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data pilih Scan for and attempt recovery of bad sectors,
  • Anda juga dapat mencentang kedua pilihan tersebut apabila diperlukan.
  • Apabila muncul pesan : Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process.  Chkdsk may run if this volume is dismounted first. ALL OPENED HANDLES TO THIS VOLUME WOULD THEN BE INVALID. Would you like to force a dismount on this volume? (Y/N) ketik Y dan Enter.
  • Apabila muncul pesan:  Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process. Would you like to schedule this volume to be checked the next time the system restarts? (Y/N) Ketik Y, dan ENTER lalu restart komputer untuk menjalankan Scandisk.
Untuk memperbaiki hardisk menggunakan utility Checkdisk/perintah CHKDSK ini ada beberapa metode yang bisa kita lakukan, yaitu:

  •  Apabila komputer masih bisa booting dan login ke windows maka kedua cara untuk menjalankan CHKDSK.EXE tersebut diatas (melalui command prompt maupun Windows Explorer) dapat kita lakukan.
  • Apabila Hardisk tidak bisa booting, maka kita harus mengambil hardisk tersebut dan memasangnya  pada komputer yang lain, baru kemudian menjalankan perintah Checkdisk/CHKDSK.
  • Menggunakan CD Setup Windows dan jalankan perintah CHKDSK melalui Menu Recovery Console..
  • Menggunakan CD UBCD4WIN. Caranya klik Start - Program - Disk Tools - Diagnostic, klik Check Disk.
 Dapun Dengan Software Yaitu Dengan

jika ada utilitas untuk memudahkan kita menjalankan perintah chkdsk ini, untungnya tersedia banyak program untuk ini, salah satu favorit dan sering saya gunakan adalah yang bernama CheckDiskGUI.
Program ini betul2 portabel dan gampang digunakan, pada waktu pertama kali dijalankan, sebuah file .ini akan dibuat didalam folder yang sama untuk menyimpan pengaturan. Daftar drive yang ada akan ditampilkan bersama informasi biasa seperti Label, ukuran dan File system. Juga ada pilihan kotak centangan yang berguna jika kita ingin memindai lebih dari satu drive atau partisi dalam satu sesi.
Opsi yang disediakan cukup mudah untuk dipahami, semua perintah seperti pada baris perintah chkdsk di command prompt. Tombol “Read Only” setara dengan perintah “CHKDSK”, dan perintah “Fix” sama dengan perintah “CHKDSK /F”, dan “Fix and Recover” yaitu perintah “CHKDSK /F /R”.
Hasilnya akan muncul pada jendela dibawahnya untuk drive yang kita pilih untuk di scan, untuk lebih detilnya arahkan ke “Options” dan pilih “Verbose Logging”.
Perlu diingat bahwa jika kita memilih drive yang dalam kondisi terkunci (sedang digunakan oleh system) seperti drive C:, sistem akan di reboot sebelum dapat diperbaiki. Jika kita berubah pikiran dan tidak ingin melakukan scan pada booting berikutnya, klik “Remove checkdisk at boot” dimenu “Options”. Semua hasil dari jendela log juga dapat dicetak atau disimpan ke file teks dengan menggunakan opsi ‘Save’ di menu ‘File’.
Kompatibel dengan XP, 2003, Vista, 2008 dan Windows 7

Download >> In There CheckDiskGUI

Thanx For Read My Article,,,,,,,,,,,,

Popular posts from this blog

Download CoolSense (Software Pendingin Notebook/Laptop)

Tutorial Installasi Resident Evil 5

Tutorial Burning Data Ke CD/DVD Dengan NERO