Thursday, 29 November 2012

cara membuat Aplikasi Portable

Salam bahagia teman-teman, semoga selalu dalam keadaan sehat. Pada kesempatan kali ini aku akan berbagi sedikit tips buat pembelajaran terkait tentang cara mengubah aplikasi menjadi portable.
Sebelum aku bagikan tutorialnya, ada sedikit pemberitahuan bagi teman-teman yang mempunyai blog. Waspadalah artikel blog anda dicopy mentah-mentah oleh dari.kasihlah.com !!!. Blogku sendiri menjadi korban, hampir semua artikel di blogku dicopy mentah-mentah. Setelah aku cek ke si plagiat tadi, cukup menakjubkan, ternyata semua postingannya bersumber dari hasil mengcopy berbagai blog. Tapi ya sudahlah, mau marah pun percuma, tinggal berdoa saja kepada Tuhan YME semoga si plagiat tersebut mendapatkan balasan.
Kembali ke topik, semuanya pasti sudah tau apa itu aplikasi portable, tapi aku yakin banyak yang tidak tahu difinisi sesungguhnya dan rata-rata pasti menjawab ‘ya pokoknya aplikasi yang tanpa perlu diinstall, bisa dibawa keman-mana’. Nah sebagai pengetahuan saja, aplikasi portable merupakan aplikasi yang berjalan dari perangkat bergerak seperti USB FlashDisk, HardDisk Portable, dan Pemutar Multimedia, dan dapat bekerja meskipun pemiliknya berpindah komputer karena tidak meninggalkan file di dalam PC. Biasanya aplikasi portable tidak meninggalkan jejak di registry. Aplikasi portable dibuat sedemikian rupa sehingga dapat bekerja pada media bergerak, tidak butuh perangkat lunak tambahan pada PC. Aplikasi portable ini tidak mempengaruhi aplikasi yang sudah terinstal dalam PC.
Jadi, aplikasi portable sangat bermanfaat terutama bagi teman-teman yang tidak mempunyai PC/Laptop, dan bagi yang tidak ingin memenuhi harddisknya dengan sejumlah file yang terinstall, yang tentunya dapat mempengaruhi kinerja windows. Tapi yang jadi masalah adalah tidak semua software/aplikasi ada versi portablenya. Tenang saja, ada software Thinstall.VS yang dapat mengubah software/aplikasi biasa menjadi versi portable. Tanpa perlu banyak basa-basi lagi, berikut ini tutorial lengkapnya:
1. Download software Thinstall.VS disini (Thinstall 3.348 Full Version).
2. Install Thinstall yang telah didownload tadi, kemudian jalankan programnya (Setup Capture).
3. Klik Start seperti pada gambar.
4. Kemudian pilih directory yang akan discan, pilih saja System, yang biasanya di C:\. Lalu klik Pre-Install Scan dan tunggu beberapa menit hingga proses selesai.
5. Setelah itu, akan ada jendela tampilan seperti gambar di bawah, jangan diapa-apakan dulu, biarkan saja. Kemudian install aplikasi/software yang akan dijadikan portable. Pada contoh yang aku gunakan adalah Piriform Defraggler.
6. Setelah proses instalasi selesai, buka jendela tampilan Thinstall yang kita biarkan tadi, lalu klik Post-Install Scan.
7. Klik Continue, tapi pastikan bahwa Name yang dipilih sudah benar, yaitu aplikasi yang akan dijadikan portable.
8. Kemudian klik Save Results, lalu klik Continue dan Quit. Untuk windows XP, folder penyimpanan secara default berada di C:\Program Files\Thinstall.VS\Captures\’aplikasi yang akan dijadikan portable’.
9. Kemudian buka folder penyimpanan tadi, cari file Package.ini dan buka dengan notepad atau sejenisnya. Ganti CompressionType=None dengan CompressionType=Fast dan ganti DirectoryIsolationMode=WriteCopy dengan DirectoryIsolationMode=Merged, lalu simpan (save).
10. Copy file #attributes yang ada di folder %Desktop% ke folder yang terdapat file build.bat


11. Jalankan build.bat, akan muncul jendela dos, biarkan saja dan tunggu sampai selesai. Nanti akan tercipta folder bin yang di dalamnya berisi aplikasi portable yang kita kehendaki.
12. Selamat, anda sudah berhasil.
Setelah membaca tutorial di atas, kelihatannya rumit karena banyak langkah-langkahnya. Hal ini aku sengaja biar tidak ada kekeliruan dalam pembuatan aplikasi portablenya, tapi sebenarnya sangat sederhana dan mudah kok.
Sekian dulu tips yang dapat aku bagikan, semoga bermanfaat bagi teman-teman. Untuk trik dan tips menarik lainnya, selalu stay on this blog!!!. Dan bagi yang mengcopy artikel ini, harap dicantumkan sumbernya.

Perbedaan Modem CDMA dengan GSM

Perbedaan Modem CDMA dan GSMModem saat ini bukan lagi barang langka nan mahal seperti dulu, semakin membludaknya pengguna internet di dunia membuat modem menjadi terkenal di kalangan pengguna internet karena masih jarangnya area hotspot untuk surfing internet secara gratis. 
Saat ini terdapat 2 jenis modem, yaitu modem CDMA dan modem GSM. Kedua jenis modem pastinya memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Kali ini saya akan mengshare tentang perbedaan dari kedua jenis Modem ini.
Modem GSM
GSM menggunakan kanal yang sama untuk voice dan data, sehingga jika voice-nya sedang ramai digunakan maka pengiriman data dapat terganggu sehingga biasanya koneksi data menjadi lambat. Modem yang menggunakan jaringan GSM menggunakan beberapa teknologi yang akan mempengaruhi kecepatannya :
  • Teknologi 2G/2,5G (GPRS/EDGE) : speed max 153 kbps
  • Teknologi 3G : speed max 384 kbps
  • Teknologi 3,5G (HSDPA) : Speed max 3,6 mbps
  • Teknologi 3,75G (HSUPA/HSPA) : Speed max 7,2 mbps
Untuk kelebihan modem dengan jaringan GSM :
  • Modem GSM memiliki jaringan yang sangat luas
  • Harga modem GSM biasanya lebih murah 
  • Hampir disemua perkotaan besar sudah mendapatkan jaringan 3G
Untuk kekurangan modem dengan jaringan GSM :
  • Jalur akses data dan jalur cellular tidak terpisah, sehingga konektivitas kurang stabil
  • Harga langganan perbulan relatif masih mahal

Modem CDMA
Berbeda dengan modem yang menggunakan jaringan GSM, modem yang menggunakan jaringan CDMA memiliki kanal yang berbeda untuk voice dan data, sehingga jika voice sedang ramai pengiriman data sama sekali tidak berpengaruh.  Modem yang menggunakan jaringan CDMA menggunakan beberapa teknologi yang akan mempengaruhi kecepatannya :
  • Teknologi CDMA 1x : Speed max 153 kbps
  • Teknologi EVDO REV 0 : Speed max 2,4 mbps
  • Teknologi EVDO Rev A : Speed max 3,1 mbps
  • Teknologi ECDO Rev B : Speed max 9,3 mbps
Untuk kelebihan modem dengan jaringan CDMA :
  • Jalur komunikasi data dan cellular terpisah, sehingga konektivitas lebih stabil
  • Harga langganan relatif lebih murah
Untuk kekurangan modem dengan jaringan CDMA :
  • Harga modem relatif lebih mahal
  • Jangkuan jaringan CDMA khususnya EVDO masih belum luas
Saat ini saya sendiri masih menggunakan modem CDMA dan tentunya untuk anda yang ingin menggunakan modem untuk surfing internet silahkan tentukan pilihan anda setelah membaca postingan saya saat ini, jika ada penambahan ataupun kesalahan silahkan via koment. Semoga bermanfaat ^^
Catatan : kecepatan koneksi yang anda dapat oleh modem tergantung pada modem anda, kuat sinyal operator layanan anda dan lokasi coverage BTS.

Bagian dari proccesor (Otak komputer)

Processor 
merupakan salah satu komponen yang berperan sangat penting pada komputer, processor yang sering disebut dengan otak komputer dan sebagai pusat pengendali dengan dukungan dari komponen-komponen lain sehingga sebuah komputer dapat di jalankan sesuai fungsinya. Dalam komputer terdiri dari beberapa komponen yang saling bekerja sama sesuai fungsinya untuk menyelesaikan sebuah misi yang diperintahkan oleh brainware atau manusia/ pemakai, salah satu komponennya yaitu proseccor.
Dalam processor sendiri terdapat beberapa bagian untuk menjalankan tugas masing-masing sesuai fungsinya, Berikut bagian-bagian dalam processor

1.  CONTROL UNIT
     CU (Control Unit) adalah bagian processor sebagai pengontrol untuk beberapa alat atau perangkat yang terpasang pada komputer, Karena sebagai pengontrol maka CU (Control Unit) menjalankan tugas sebagai berikut
- Mengatur dan mengendalikan alat-alat inpit dan output
- Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama 
- Mengambil data dari memori utama jika data butuh proses
- Mengirim instruksi ke ALU (Arithmatic Logic Unit) bila ada perhitungan aritmetika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja dari ALU (Arithmatic Logic Unit)
- Menyimpan hasil proses ke memori utama



2.  ARITHMATIC LOGIC UNIT
    ALU (Arithmatic Logic Unit) Merupakan komponen yang terdapat dalam komputer sebagai pusat semua perhitungan aritmetika dan logika. Dengan keahliannya menghitung maka ia ditugaskan sebagai berikut
- Melakukan semua perhitungan aritmetika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program
- Melakukan keputusan dari suatu operasi logika yang meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu.



3.  REGISTER
  Register merupakan alat penyimpan yang ukurannya sangat kecil namun memiliki kecepatan yang sangat tinggi, benda ini fungsinya hampir sama dengan RAM (Random Access Memory) yaitu sifat penyimpanannya hanya sementara. Jadi Register ini gunanya untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang di proses.

Seperti itulah bagaian-bagian dalam processor dan melaksanakan tugasnya sesuai fungsinnya masing-masing. Demikian dan semoga postingan ini bermanfaat.